Header ads

Header ads
» » Takkan Ada Lagi Bidding untuk Pemilihan Tuan Rumah PON Berikutnya

Rakernas KONI se Indonesia yang telah berlangsung 23-26 April 2018 di Jakarta membuktikan bahwa Sumbar memang telah ikut mendaftar jadi tuan rumah PON XXI tahun 2024, meski akhinya tidak bisa ikut bidding dan tidak diverifikasi karena tidak melakukan pembayaran uang sebesar Rp 1 Milyar. 

Jakarta, KONI Sumbar - Untuk pemilihan tuan rumah PON selanjutnya tidak akan ada lagi kegiatan bidding. KONI daerah cukup mengajukan diri menjadi tuan rumah ke KONI Pusat lalu KONI Pusat melakukan verifikasi. Hasil verifikasi diserahkan ke Kemenpora dan Kemenpora mengajukan ke Presiden untuk menetapkan calon tuan rumah.

"Usulan dari KONI daerah akan direkomendasikan kepada Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk disetujui. Pengesahan akan diputuskan pada Munas KONI tahun 2019 yang akan datang, serta dibuatkan payung hukumnya berupa Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora),"urai Tono Suratman Ketua Umum KONI Pusat seiring berakhirnya Rakernas KONI.

Rapat kerja nasional (Rakernas) KONI se Indonesia yang telah dilaksanakan pada 23-26 April juga sepakat memutuskan bahwa penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) digelar sekali dalam dua tahun, dimana penyelenggaraan PON juga bakal terbagi dalam dua sesi, yakni PON Yunior dan PON Senior. Dimulai dari PON 2022 PON Yunior, PON 2024 PON Senior, PON 2026 PON Yunior, PON 2028 Senior, dan seterusnya.

Ketua KONI Sumbar Syaiful , SH, M.Hum ketika ditanya komentarnya menyambut baik penyelenggaraan PON kedepan tidak lagi memakai sistem bidding. Sehingga daerah menjadi tidak terbebani dengan anggaran bidding itu.

"Seluruh KONI daerah tidak setuju dengan adanya bidding ini karena akan menimbulkan persoalan baru. Apalagi dengan peraturan baru yang menyebutkan bahwa uang pendaftaran Rp 1 miliar, dan uang jaminan Rp 5 miliar. Itu memang sangat memberatkan,"katanya.
 
Ketua Umum Syaiful dan Plt Sekum Ali Musri di Rakernas KONI 2018
Menjawab pertanyaan apakah Sumbar bakal mengambil tuan rumah PON Yunior maupun PON Senior,dikatakan Syaiful masih menunggu keputusan dari KONI Pusat. Namun yang pasti, Sumbar belum akan menyerah menjadi tuan rumah PON. Sebab pendaftaran yang telah dilakukan kemaren, menurut Syaiful baru langkah awal dari perjuangan Sumbar untuk menwujudkan mimpi dimaksud.

"PON XXI tahun 2024 bukanlah PON terakhir di Indonesia. Sumbar belum menyerah untuk menjadi tuan rumah. Masih banyak peluang. Mari kita lanjutkan persiapan untuk masa akan datang. Kita Persiapkan diri dengan matang.  Hanya orang bodoh dan orang yang tidak mengerti olahraga yang pesimis Sumbar gagal. Jangan menghujat kalau tidak pernah berbuat, jangan mengkritik jika tidak memberikan solusi. Sumbar sudah memberi warna di kancah olahraga nasional," pungkasnya.(RD)

About N. NOFI SASTERA

konisumbar.or.id merupakan media informasi yang menyajikan berbagai macam informasi mengenai Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Barat
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply