Header ads

Header ads
» » Mendaftar jadi Tuan Rumah PON, Kerja Besar Telah Menunggu

Ketua Umum KONI Sumbar Syaiful,SH, M.Hum salam komando dengan Wakil Ketua Umum KONI Pusat Mayjen Soewarno, menandai telah diserahkannya seluruh syarat-syarat administrasi KONI Sumbar sebagai Calon Tuan Rumah PON XXI tahun 2024. Mari kita dukung bersama agar Sumbar sukses terpilih sebagai Tuan Rumah PON 2024 nanti. 
Padang, KONI Sumbar - Langkah awal untuk menantang kerja besar telah dilakukan KONI Sumbar. Secara resmi Sumatera Barat mendaftarkan diri menjadi Calon Pelaksana Pekan Olahraga Nasional ke XXI tahun 2024. Penyampaian bahan-bahan administrasi kepada KONI Pusat melalui Waketum Suwarno secara resmi telah dilakukan Ketua Umum KONI Sumbar Syaiful, SH, M.Hum yang didampingi Wakil Ketua Umum V Ali Musri serta Kabid Olahraga Dispora Rasydi Sumetri mewakili Kadispora Sumbar.

“Alhamdulillah, semua bahan-bahan administrasi sebagai persyaratan pendaftaran tahap awal telah kita serahkan ke KONI Pusat. Tentu saja ini belum selesai. Masih banyak lagi tahapan yang akan kita lalui untuk bisa ditunjuk sebagai Tuan Rumah PON ke 21 tahun 2024,” ujar Ketua Umum KONI Sumbar Syaiful, SH, M.Hum.

Dijelaskannya, beberapa tahapan yang akan dilalui setiap calon tuan rumah PON setelah proses penyerahan administrasi adalah sebagai berikut. Pertama, bila persyaratan administrasi yang telah diberikan dianggap lengkap, maka setiap calon harus menyerahkan uang sebesar Rp 1 Milyar ke KONI Pusat. Uang ini nantinya akan digunakan Tim Biding PON KONI Pusat untuk turun ke lapangan melakukan pengecekan kesiapan calon tuan rumah sebagaimana yang disebutkan dalam penyampaian bahan administrasi.

Tak hanya itu, Tim dimaksud juga akan melakukan wawancara dengan masyarakat di daerah calon tuan rumah, disamping juga mengadakan rapat-rapat koordinasi dengan Gubernur, DPRD Provinsi serta juga dengan semua Bupati Walikota di daerah calon. Intinya Tim akan meninjau sejauh mana kesiapan dan apresiasi masyarakat, Gubernur, DPRD dan Bupati Walikota tentang kesiapan berbagai hal termasuk venue-venue yang disebutkan dalam persyaratan admintrasi guna mendukung keinginan provinsi itu menjadi tuan rumah PON.

Bila setelah Tim Bidding PON KONI Pusat melakukan uji kelayakan, dan daerah itu dianggap pantas dan mampu untuk menjadi tuan rumah PON, maka tahapan berikutnya adalah daerah tersebut berhak untuk mengikuti bidding PON. Dimana untuk mengikuti bidding itu setiap calon peserta harus menyetorkan uang lagi sebanyak Rp 5 Milyar sebagai uang jaminan bahwa daerah tersebut memang telah siap untuk menjadi Tuan Rumah PON.

“Jujur harus diakui bahwa ini memang bukan kerja ringan. Tapi sebagaimana restu yang telah diberikan Bapak Gubernur, Bapak Wakil Gubernur, Bapak Ketua dan Anggota DPRD Sumbar serta tekad dan keinginan yang telah kita cetuskan sejak beberapa tahun lalu, maka saya merasa wajib dan terpanggil untuk menyelesaikan pekerjaan yang telah dicetuskan sejak empat tahun sebelumnya,” tambah Syaiful.

Di bagian lain Syaiful juga meminta agar seluruh elemen masyarakat serta seluruh pemegang kekuasaan di daerah ini untuk senantiasa bersama-sama mendukung tekad dan keinginan yang telah lama dicetuskan ini. Ia juga mengingatkan bahwa di tahun 2013 Gubernur Sumbar Irwan Prayitno bersama Ketua DPRD Sumbar (saat itu Ir. Yultekhnil) serta semua Bupati Walikota se Sumbar telah membuat Nota Kesepakatan untuk mendukung Sumbar sebagai Tuan Rumah Pelaksana PON 21 tahun 2024. Nota kesepakatan bernomor 120-1./GSB2013 selain ditanda-tangani Gubernur dan Ketua DPRD Sumbar, juga ditanda-tangani semua Bupati dan Walikota se Sumatera Barat.

“Saya yakin komitmen sesuai Nota Kesepatan tahun 2013 itu akan tetap kita jaga bersama meski pun sebagian dari yang menanda-tangani kesepakatan itu, sekarang ini sudah diganti dengan pejabat yang baru,” tambah Syaiful.

Berbagai Dukungan
Dan ternyata himbauan dan keinginan agar semula elemen mendukung Sumbar jadi tuan rumah PON ini, mendapat respon positif dari banyak pihak. Selain dari sejumlah masyarakat, dukungan juga datang dari beberapa pimpinan cabang olahraga. Misalnya, Hj. Usnaiti Ketua Pengprov Tarung Drajat mendoakan agar keinginan jadi tuan rumah ini terwujud. “Ya Allah, semoga semua ini bisa terwujud,” tulis Hj. Usnaiti.

Senada dengan itu, Hamdan Sayuti, atlet atletik Sumbar juga mengucapkan doa yang sama untuk itu. “Aminnnn.. semoga sukses dan lancar,” ujar Hamdan di sebuah laman facebook. Doa yang sama juga datang dari Firman Syafei, mantan petinju yang kini jadi pelatih. “Semoga tahun 2024 Sumbar ditunjuk sebagai tuan rumah PON XXI,” ujarnya.

Beberapa pengurus dan pelaku olahraga seperti Syahril Bais (takraw), Afrizal Salim (basket), Yulius Dede (sepakbola) juga mendukung dan berharap agar terwujud  keinginan Sumbar menjadi tuan rumah PON. "Luar biasa Ketum KONI Sumbar. Semoga Allah selalu menujukan jalan terbaik untuk KONI Sumatera Barat," tulis Yulius Dede, Exco PSSI Kota Padang.

Dari kalangan pengurus KONI Kabupaten Kota terwakilkan lewat komentar dua orang pengurus KONI. “Alhamdulillah, Mantab Ketum KONI Sumbar Syaiful, SH, M.Hum. Jayalah olahraga Sumbar,” tulis Yusra Maiza Ketua Umum KONI Payakumbuh.  “Semoga upayanya sukses Pak Ketum Syaiful, SH, M.Hum. Sumbar bisa...!!!” tulis Wandi Malin, Wakil Ketua KONI Kabupaten Solok.

Tak hanya itu, dukungan dari DPRD Sumbar juga datang diwakili Anggota Fraksi PAN Darmon dan dari Fraksi Golkar Saidal Masfiyuddin serta Apris dari Fraksi Partai Nasdem. “Kami FPAN DPRD Sumbar sangat mendukung penuh PON 2024 Sumbar sebagai tuan rumah, “ ujar Darmon.

Semoga perjuangan KONI Sumbar berhasil. Aaminn” begitu doa yang ditulis Saidal Masfiyuddin, anggota Fraksi Partai Golkar yang berasal dari Pesisir Selatan ini. Semoga Sumbar dipercaya sebagai tuan rumah” tambah Apris dari Partai Nasdem. (nns/RA)

About N. NOFI SASTERA

konisumbar.or.id merupakan media informasi yang menyajikan berbagai macam informasi mengenai Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Barat
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply