Header ads

Header ads
» » Kejurwil Yunior 2017 se Sumatera di Padang Pertandingkan 7 Cabang Olahraga

Acara Kejurwil Yunior 2017 tanggal 19-23 di Padang tanpa acara seremonial 
Padang, KONI Sumbar – Kejuaraan Wilayah Yunior 2017 se Sumatera yang akan berlangsung 19-23 Desember nanti di Padang akan mempertandingkan 7 cabang olahraga yakni gulat, karate, silat, soft tenis, tarung drajat, tinju dan wushu. Namun meski mempertandingkan banyak cabang, dan akan diikuti 10 provinsi di Sumatera, Kejurwil ini tidaklah bersifat multi iven, tapi hanya single iven.

“Karena itu seusai Kejurwil nanti kita tidak menghitung total medali tiap daerah dari 7 cabang yang dipertandingkan dan juga tidak memilih siapa yang jadi juara umum,” ujar Ketua Panitia Pelaksana Kejurwil 2017 Fazril Ale.

Meski terkesan tak biasa, namun menurut Ale, begitu panggilan pria yang juga Waketum II KONI Sumbar ini, semuanya memang telah menjadi keputusan bersama seluruh provinsi di Sumatera disamping juga telah ditetapkan bersama KONI Pusat.

“Tepatnya Kejurwil ini hanya merupakan gabungan dari kejuaraan wilayah beberapa cabang olahraga yang kebetulan dilaksanakan pada tempat dan waktu yang bersamaan di Kota Padang. Kejurwil pola seperti ini pun baru dilaksanakan untuk tahun ini. Khusus untuk juara umum, sekali lagi Kejurwil ini tidak akan menetapkan daerah yang keluar sebagai juara umum. Gelar juara umum nantinya hanya ada di setiap cabor yang dipertandingkan di Kejurwil ini,” tegasnya.

Ditambahkannya,  pada Kejurwil nanti, juga tidak akan ada acara pembukaan yang diwarnai dengan defile peserta maupun acara seremonial lain sebagaimana yang sering dilaksanakan pada setiap kejuaraan multi iven. Namun pembukaannya akan lebih bersifat acara welcome party dan rencananya akan dilaksanakan di Aula Kantor Sumbar.

“Kalau pun ada nama-nama daerah di lokasi acara, itu hanya ditujukan sebagai tempat dududk untuk masing-masing kontingen. Namun begitu, acara janji atlet dan janji wasit tetap akan kita laksanakan. Selain itu rencananya pada malam acara itu kita juga akan menyerahkan penghargaan dan reward buat para atlet dan pelatih terbaik Sumbar selama tahun 2017 ini,” tambah Aldi Yunaldi Wakil Ketua Panitia yang saat itu juga didampingi Sekretaris Panitia Hendra Dupa dan Wakil Sekretaris Syahindra Nurben.

Jaga Nama Baik Sumbar
Sementara itu Ketua Umum KONI Sumbar Syaiful, SH, M.Hum menjelaskan bahwa proses sejak ditunjuknya Sumbar sebagai tuan rumah serta gagasan dilaksanakan Kejurwil Yunior 2017 ini memang terkesan mendadak dan diadakan hanya dengan persiapan sekitar satu atau dua bulan. Ia tak menampik bila karena itu pula publikasi terhadap kegiatan ini sangat kurang, baik dari sisi pemberitaan di media massa maupun pemasangan baliho atau spanduk di jalan-jalan.

“Harus diakui, kondisinya memang seperti itu. Sebab pada Kejurwil ini seluruh pendanaan dihandel langsung oleh KONI Pusat dan tidak dikelola oleh KONI Sumbar. Dalam pelaksanaan nanti pun, pendanaan serta pembuatan laporan pertanggung-jawaban, terutama tekhnis, diserahkan langsung kepada ke 7 cabor yang melaksanakan Kejurwil ini. Panitia kita dari KONI Sumbar pada Kejurwil ini hanya bersifat memfasilitasi. Karena itu pula panitia yang kita bentuk di KONI Sumbar tugasnya juga tidak banyak yakni hanya mengelola acara pembukaan, transportasi para tamu serta mempublisir kegiatan ini ke media,” ujar Syaiful.

Terakhir Syaiful juga menghimbau kepada semua cabor yang akan melaksanakan kejurwil di Padang agar senantiasa dapat menjaga citra dan nama baik Sumbar, baik dari sisi mutu penyelenggaraan maupun dari sisi prestasi yang akan diraih. Hal itu menurutnya karena selain semua biaya teknis penyelenggaraan maupun soal prestasi langsung dikelola setiap Pengprov Cabor yang menjadi tuan rumah pelaksanaan di tiap cabor, juga karena Kejurwil ini merupakan penghargaan buat KONI Sumbar dari KONI Pusat.


“Alhamdulillah, Kejurwil ini merupakan iven ketiga program KONI Pusat yang diberikan pada KONI Sumbar, dimana otomatis seluruh biaya ditanggung oleh KONI Pusat. Mengingat hal ini merupakan penghargaan yang harus kita kawal dengan baik, makanya diharapkan agar ke tujuh Pengprov Cabor di Sumatera Barat yang menjadi pelaksana dapat menjaga amanah ini dengan baik dan sukses. Termasuk juga soal laporan pertanggungjawaban dana KONI Pusat yang telah dipakai untuk Kejurwil ini. Ya.....anggap saja iven ini sebagai pembelajaran menjadi tuan rumah sebelum kita nanti menjadi tuan rumah pada PON 2024 ,” tambah Syaiful (nns)

About N. NOFI SASTERA

konisumbar.or.id merupakan media informasi yang menyajikan berbagai macam informasi mengenai Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Barat
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply