Header ads

Header ads
» » Usai IKASMA2 Tumbang, Giliran Payakumbuh Harapan Pendatang Baru

Kompetisi Liga Futsal Nusantara (LFN) Sumbar 2017 besok Senin (9/10) akan berakhir. Dua tim yang maju ke final adalah Tim Futsal tuan rumah dan juara bertahan Rafhely FC menghadapi Tim Futsal Kota Payakumbuh. Lolosnya Payakumbuh ke final juga menorehkan catatan bahwa masih ada pendatang baru yang bertahan. Sebab setelah tumbangnya IKASMA2 oleh Rafhely FC, maka tinggal Kota Payakumbuh, satu-satunya tim pendatang baru yang lolos ke final. Dalam gambar tampak Tim Rafhely FC (depan baju biru). Sedangkan di belakang adalah Tim IKASMA2 Padang

Padang, KONI Sumbar - Usai dibungkamnya Tim Futsal IKASMA2 Padang oleh juara bertahan dan tuan rumah Rafhely FC 9-3, harapan kepada pendatang baru di Kompetisi Liga Futsal Nusantara kini tertumpang kepada Tim Futsal Kota Payakumbuh. Pasalnya, Tim Futsal Kota Payakumbuh berhasil menembus babak final setelah membungkam Tim Futsal Kota Pariaman 4-3.

Liga Futsal Nusantara 2017 yang mulai digelar sejak Selasa (3/10) lalu memang terasa lebih berwarna dengan munculnya klub-klub baru yang mengejutkan. Dari delapan peserta di Babak 8 Besar, 3 di antaranya adalah klub pendatang baru yang tahun ini baru terdaftar di Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Sumbar dan baru mengikuti LFN. Selain IKASMA2, dua pendatang baru yang lolos ke 8 Besar adalah Kota Payakumbuh dan Tim Kun Fayakun FC.

Sayangnya di Babak Delapan Besar, baik IKASMA2 maupun Kun Fayakun harus saling berhadapan, dimana pertarungan akhirnya dimenangkan IKASMA2 dengan angka 2-1. Sedang Tim Kota Payakumbuh di 8 Besar berhasil menumbangkan juara dua tahun lalu Tim Futsal PSR Sumbar, yang sebelumya di penyisihan grup A juga dikalahkan IKASMA2 dengan angka 4-3. Besok saat babak final digelar, harapan si pendatang baru praktis tertumpang kepada Tim Futsal Kota Payakumbuh.

"Saya tentu gembira dengan hasil tim Futsal Payakumbuh. Sebagai Ketua KONI Payakumbuh yang baru sekitar dua bulan ini dilantik, hasil ini tentu menggembirakan. Kegembiraan yang sama juga Kami dapatkan kemaren saat para petinju Kota Payakumbuh mendapat 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu di Kejurda Tinju Piala Kapolda Sumbar I yang baru berakhir Sabtu malam (7/10) di GOR FIK-UNP," ujar Yusra Maiza, Ketua KONI Kota Payakumbuh.

Menjawab pertanyaan soal peluang tim futsal Payakumbuh dalam pertandingan final besok, Yusra juga tidak mau terlalu berlebihan. "Sebagai tim baru, tentu kita sadar diri. Apalagi lawan yang akan dihadapi besok adalah tuan rumah yang para pemainnya sudah sering mengikuti iven nasional termasuk PON. Belum lagi secara pembinaannya, harus diakui Rafhely adalah yang terbaik di Sumatera Barat saat ini. Ya, kalau pun berharap, kita hanya berharap adanya pepatah bola itu bundar. Bahwa sebelum pluit terakhir dibunyikan wasit, tidak ada kata menyerah bagi tim futsal Payakumbuh," ujar Yusra.

Sementara pada pertandingan pertama, Tim IKASMA2 Padang yang sejak awal mengejutkan, kali ini harus terhenti langkahnya. Kematangan teknik dan rutinitas pembinaan yang dimiliki para pemain Rafhely FC membuat para pemain IKASMA2 tak bisa berbuat banyak. Meski pun sampai menit ke 16, tim yang berintikan para pemain alumni SMA Negeri 2 Padang sempat unggul 1-0 terlebih dahulu.

"Ya, kita harus fair dan jujur. Tim lawan memang jauh lebih matang dan lebih siap dibanding adik-adik. Tidak ada kata kecewa bagi Kami dengan kalah di semifinal ini. Apalagi dengan status sebagai tim baru dan tidak didampingi pelatih selama kompetisi LFN ini, rasanya wajarlah kalau adik-adik kalah dari Rafhely FC yang memang lebih berpengalaman," ujar N. Nofi Sastera, Sekjen DPN IKASMA2 (Dewan Pimpinan Nasional Ikatan Alumni SMA Negeri 2) Padang yang tampak rutin mendampingi adik-adiknya bertanding.

Pertarungan antara IKASMA2 vs Rafhely FC sendiri selama limabelas menit pertama terlihat berlangsung imbang dan menarik. Apalagi di menit keempat penyerang IKASMA2 Erick Chonstadiona berhasil menjebol gawang Rafhely. Namun seiring kalah pengalaman serta kalah dalam strategi, menit-menit berikutnya giliran Rafhely FC yang bersilantas-angan. IKASMA2 baru bisa menambah dua gol di saat dua atau satu menit sebelum pertandingan berakhir.

Duel terakhir LFN 2017 Sumbar ini akan digelar, Senin (9/10) di tempat yang sama mulai jam 14.00 WIB. Bersamaan dengan laga pamungkas kategori putera, juga digelar pertandingankedua kategori puteri antara Putri UNP versus Queens FC Padang.Pada pertandingan pertama, Queens mengalahkan Putri UNP dengan skor, 5-1. Hasil partai kedua nanti juga menentukan siapa wakil Sumbar ke 34 Besar Nasional mendatang. 

Berikut hasil pertandingan semi final, Minggu (8/10
14.00 WIB IKASMA 2 Padang 3-9 Rafhely FC
16.00 WIB Kota Payakumbuh 4- 3 Kota Pariaman 

Jadwal Final, Senin (9/10
13.00 WIB Perebutan 3/4 : IKASMA 2 Padang - Futsal KotaPariaman
15.00 WIB PUTERI : Putri UNP vs Queens FC
16.00 WIB Perebutan 1/2 : Rafhely FC vs Futsal Kota Payakumbuh

Distribusi Hadiah Kategori Puter
- Juara 1 : Piala Tetap + Uang Rp.7juta 
- Juara 2 : Piala Tetap + Uang Rp.5juta
- Juara 3 : Piala Tetap + Uang Rp.2juta
- Peringkat 4 : Piala Tetap + Uang Rp.1juta
- Top Skor : Piala Tetap
- Best Player : Piala Tetap

Kategori Puteri
Juara : Piala Tetap 
Best Player : Piala Tetap


About N. NOFI SASTERA

konisumbar.or.id merupakan media informasi yang menyajikan berbagai macam informasi mengenai Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Barat
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply