Header ads

Header ads
» » LFN 2017 Sumbar ; IKASMA2 ke Semifinal Tantang Juara Bertahan Rafhely

Tim Futsal IKASMA2 Padang gembira karena memastikan tiket ke semifinal setelah mengalahkan Tim Futsal Kun Fayakun Sumbar 2-1 pada Liga Futsal Nusantara 2017 se Sumatera Barat Sabtu siang (7/10) di Lapangan Futsal Rafhely Jl. By-Pass Balaibaru Padang. Di semifinal, Tim IKASMA2 akan menghadapi lawan berat yakni tuan rumah Rafhely yang sore tadi mengalahkan Satelite FC 4-2. Partai semifinal lainnya mempertemukan pendatang baru lainnya Tim Kota Payakumbuh yang menang 2-0 atas PSR Sumbar melawan Tim Kota Pariaman yang mengalahkan Kota Sawahlunto 5-1


Padang, KONI Sumbar - Tim Futsal IKASMA2 Padang Si Pendatang Baru mencatatkan diri sebagai tim pertama yang melangkah ke semifinal Kompetisi Liga Futsal Nusantara tahun 2017 se Sumatera Barat setelah membungkam Tim Futsal Kun Fayakun 2-1. Hal yang sama juga diperoleh pendatang baru lainnya, yakni Tim Futsal Kota Payakumbuh yang menumbangkan juara dua tahun lalu PSR Sumbar 2-0 tanpa balas.

Dua semifinalis lainnya adalah tuan rumah dan juara bertahan Rafhely Futsal yang siang tadi mengalahkan Satelite FC 4-2, serta Tim Futsal Kota Pariaman yang mengalahkan Tim Futsal Kota Sawahlunto 5-1. Sesuai regulasi dan hasil meeting, duel semifinal yang akan berlangsung besok akan mempertemukan dua pertandinan antara Pendatang Baru dengan Tim Lama.

“Sebagai Ketua Asosiasi Futsal Provinsi, saya tentu senang melihat hasil dan kejutan yang terjadi pada kompetisi tahun ini. Sebab ini juga membuktikan bahwa meski pun sebagai pendatang baru, namun tak ada alasan untuk menganggap remeh kedua tim debutan itu,” ujar H. Yasman Yanusar yang juga pemilik Klub Futsal Rafhely.

Keberhasilan tim futsal IKASMA2 yang berasal dari Ikatan Alumni SMA Negeri 2 Padang ini memang cukup mengejutkan. Selain ke semifinal, di penyisihan grup A sebelumnya, IKASMA2 juga telah mengalahkan juara dua tahun lalu PSR dengan kemenangan 4-3.  Padahal selain secara resmi  baru terdaftar di AFP dan baru ikut LFN, tim ini nyaris tak punya persiapan yang terorganisir. Bahkan selama pertandingan berlangsung, merek justru tidak didampingi pelatih.

“Alhamdulillah-nya kita sudah cukup lama bergabung bersama. Jadi mungkin kita sudah saling tahu apa dan bagaimana karakter dan cara bermain masing-masing,” ujar Ibnu ‘Gian’ Hakim, pentolan tim IKASMA2 yang selain sebagai pemain juga merangkap sebagai pelatih.

Dalam pertandingan Babak 8 Besar tadi pagi, sebenarnya Tim IKASMA2 nyaris kalah karena sampai tiga menit menjelang pertandingan usai mereka masih ketinggalan 0-1 dari Kun Fayakun. Kekalahan itu bisa juga karena Gian panggilan akrab Ibnu Hakim tidak turun bermain karena terkena akumulasi kartu. Namun secara permainan, pertandingan berlangsung imbang dan gol untuk Kun Fayakun terjadi hanya karena kipper IKASMA2 terkecoh akibat bola liar.

Tertinggal dalam waktu yang pendek memaksa Tim IKASMA2 harus ambil strategi pamungkas yakni memakai pemain power play. Artinya kiper sering dicadangkan dan diganti dengan pemain depan, sehingga kelima pemain semuanya jadi penyerang. Meski beresiko dan harus berjudi dengan nasib, namun strategi ini ternyata cukup jitu. Fadel Arsyadi berhasil mencetak gol untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke 37. IKASMA2 akhirnya mencetak gol kemenangan menit 48 babak kedua perpanjangan waktu lewat tembakan Erick Chonstadinova.

"Alhamdulillah, ini semua berkat kerja keras dan kekompakan seluruh adik-adik, selain juga karena adanya dukungan dari alumni baik yang di Padang maupun di rantau. Saya lihat tadi mereka bermain luar biasa dan tak kenal menyerah. Mudah-mudahan adik-adik bisa melangkah ke final," ujar N. Nofi Sastera, Sekjen DPN IKASMA 2 Padang yang langsung hadir ke lapangan

Menjawab pertanyaan soal partai semifinal, Nofi mengakui cukup berat menghadapi tuan rumah Rafhely yang sudah malang melintang di pentas futsal nasional. “Tapi saya sudah pesankan kepada adik-adik agar jangan kalah mental dan jangan memandang siapa lawan. Yang terpenting jaga nama baik SMA 2, teruslah berusaha dan kerja keras untuk menang," tambah Nofi. 

Rafhely Juga Sempat Tertinggal

Sementara favorit juara yakni tuan rumah Rafhely FC juga harus bersusah payah mengatasi spirit tinggi dari Satelite Futsal. Rafhely bahkan sempat tertinggal 0-2 sampai menit ke 12 sebelum disamakan Irfan Nelson dan bunuh diri pemain Satelite Rizal Fernando. Rafhely akhirnya menambah dua gol lagi di babak kedua melalui gol beruntun Muhammad Sanjaya menit 36 dan 39 untuk memastikan keunggulan menjadi 4-2. 

Pada partai delapan besar lainnya, Tim Futsal Kota Pariaman menyisihkan Tim Futsal Kota Sawahlunto, 5-1 dan memastikan tiket keempat semifinal. Sementara untuk kategori puteri yang hanya diikuti dua klub peserta, tim Queens FC berhasil mengalahkan Putri UNP 5-1. Sesuai dengan sistim home and away yang dipakai, kedua tim masih akan berlaga pada duel kedua pada hari Senin (9/10) di lapangan Rafhely Futsal. 

Hasil lengkap Perempat Final, Sabtu (7/10) :
10.00 WIB IKASMA 2 Padang 2-1 Kun Fayakun FC
11.30 WIB Kota Payakumbuh 2-0 PSR FC Sumbar
13.00 WIB Queens FC 5-1 Putri UNP
14.00 WIB Rafhely FC 4- 2 Satelite Futsal
15.30 WIB Kota Pariaman 5-1 Kota Sawahlunto

Jadwal Semifinal, Minggu (8/10) :
14.00 WIB IKASMA 2 Padang vs Rafhely FC
16.00 WIB Futsal Kota Payakumbuh vs Futsal Kota Pariaman

About N. NOFI SASTERA

konisumbar.or.id merupakan media informasi yang menyajikan berbagai macam informasi mengenai Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Barat
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply