Header ads

Header ads
» » Catatan : Pra POR-Prov, Menyusahkan atau Membantu?

Momen terakhir POR-Prov XIV-2016 di Stadion H. Agus Salim Padang. Kabupaten Padang Pariaman resmi menjadi tuan rumah POR-Prov XV setelah Kota Padang. Penyerahannya dari Walikota Padang Mahyeldi kepada Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Boer disaksikan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit dan Ketum KONI Sumbar Syaiful, SH, M.Hum
Padang, KONI Sumbar - Sejak Pekan Olahraga Provinsi (POR-Prov) 2018 dicanangkan akan dilaksanakan di Kab. Padang Pariaman, pengurus KONI Sumatera Barat juga menetapkan bahwa semua cabang olahraga yang dipertandingkan di POR-Prov 2018 harus melaksanakan Pra POR-Prov paling lambat enam bulan sebelum POR-Prov digelar pada bulan November 2018. Sejak saat itu pula berbagai tanggapan dan komentar muncul akibat keputusan KONI Sumbar ini.

Ada yang mengatakan pengurus baru KONI Sumbar di bawah kepemimpinan Syaiful, SH, M.Hum sok membatasi peserta padahal POR-Prov adalah alek olahraga. Ada yang katakan tidak akan mau menggelar Pra POR-Prov karena alasan yang dibuat-buat. Bahkan ada yang menyebut kabinet Syaiful sok hebat dan berbagai komentar miring lainnya. Tapi beberapa KONI Kabupaten Kota serta beberapa cabang olahraga yang sudah mengerti tujuan dan maksud Pra POR-Prov otomatis mendukung. Sebutlah salah satunya Pengprov Pertina Sumbar yang sejak dua kali POR-Prov sebelumnya sudah melaksanakan Pra POR-Prov.

“Bagi Kami melaksanakan Pra POR-Prov itu besar manfaatnya. Yang pasti identifikasi dan jumlah atlet yang akan ikut POR-Prov sudah diketahui sejak awal. Dengan sendirinya kalkulasi biaya, waktu pertandingan, asumsi jumlah wasit dan petugas yang akan bekerja, jauh-jauh hari sudah bisa kita prediksi dengan angka yang pasti. Panitia POR-Prov pun akan sangat terbantu dengan adanya data pasti dari peserta karena sejak jauh-jauh hari sudah kita berikan,” ujar Togi Paruhum Tobing, Ketua Umum Pertina Sumbar.

Togi benar. Banyak sekali keuntungan jika ada Pra POR-Prov. Pertama dalam konteks POR-Prov sebagai arena multi iven seperti PON, wajarlah perlu ada Babak Kualifikasi untuk menetapkan atlet atau daerah yang berhak berlaga di arena itu. Sehingga mereka yang bertanding di POR-Prov betul-betul adalah atlet yang telah tersaring dan berkualitas. Sehingga persaingan untuk mendapat atlet dengan prestasi terbaik jadi lebih seru dan ketat.

Jangan seperti yang dikatakan Bapak Ali Mukhni Bupati Padang Pariaman ketika membuka Rakor POR-Prov di Aula Kantor Bupati di Parit Malintang 8 Agustus lalu. Bahwa mentang-mentang nomor dan cabangnya ada dipertandingkan di POR-Prov, maka daerah berlomba-lomba mengisi slot atlet atau regu dari nomor yang dipertandingkan. Bahwa kemampuan si atlet atau regu dan tim itu layak prestasi atau tidak, itu soal belakangan. Juga bukan tidak mungkin adanya pemaksaan kehendak dari pelatih agar atletnya harus ikut juga bisa terjadi.

“Di sepakbola contohnya. Sudah jelas dia baru pandai main bola dan baru pakai sepatu bola, tapi karena di POR-Prov tidak ada batasan, maka daerah itu tetap mengirim tim bolanya. Apa yang terjadi kemudian, tim itu langsung kalah di babak penyisihan. Lalu karena belum punya pengalaman apa-apa, terjadi pula perkelahian di arena POR-Prov. Nah, yang rugi dan malu siapa? Ya Pemdanya itu. Itu sebabnya saya juga mendukung program KONI Sumbar agar diadakan Pra POR-Prov,” tegas Ali Mukhni yang pernah jadi wasit dan pelatih sepakbola.

Sebenarnya, penegasan KONI Sumbar agar semua cabor yang dipertandingkan di POR-Prov melaksanakan Babak Pra Kualifikasi jelas bertujuan positif untuk banyak hal. Pertama pasti soal kualitas. Bahwa karena yang bertanding di POR-Prov adalah atlet yang telah tersaring, sehingga persaingan untuk jadi yang terbaik menjadi lebih seru dan ketat. Muaranya tentu saja kita berharap agar atlet yang dilahirkan lewat arena POR-Prov ini adalah atlet yang nantinya bisa disiapkan untuk PON XX tahun 2020 di Papua.

Kedua, dengan telah tersaringnya atlet yang ikut lewat Pra POR-Prov, otomatis peserta jadi lebih sedikit dan selektif. Dengan ini pasti sangat banyak pengurangan biaya atau efisiensi terjadi. Waktu pertandingan misalnya, bila sebuah cabor ada yang pelaksanaannya bahkan lebih panjang dari jadual POR-Prov, dengan adanya Pra otomatis pesertanya berkurang dan waktu yang ada (biasanya 10 hari) terpakai sebagaimana jadual resmi POR-Prov. Sebab sering terjadi selama ini Panpel POR-Prov kesulitan membuat laporan penggunaan anggaran karena jumlah hari POR-Prov yang tertulis, justru berlebih dalam pelaksanaannya. Lalu biaya yang muncul dari kelebihan hari yang terpakai itu mau dibuatkan kemana laporannya.

Di cabang olahraga lain juga begitu. Dengan Pra POR-Prov, otomatis sejak awal sudah bisa dirancang jadual atau hari yang terpakai di POR-Prov. Berapa kali wasit dan berapa jumlah pertandingan juga sudah pasti. Biaya konsumsi dan akomodasi pun otomatis akan sangat banyak berkurang. Apalagi untuk POR-Prov XV di Padang Pariaman 2018 nanti, Panitia telah mentargetkan bahwa semua peserta sebuah cabor akan menginap dekat dengan lokasi venue pertandingannya. Selain itu ada lagi pola yang cukup bagus dilakukan Panpel, yakni 37 cabor akan dilaksanakan di 17 kecamatan yang ada di wilayah Padang Pariaman.

Jadi jelaslah bahwa inti atau muara dari pelaksanaan Pra POR-Prov itu nantinya adalah efisiensi dan efektifitas penggunaan biaya Kabupaten Kota dalam mengikuti POR-Prov. Sebab jika selama ini sebuah daerah bisa saja mengirima atlet 200-400 orang (akibat semua nomor dan cabor bisa diikuti karena tak ada pembatasan), maka di POR-Prov 2018 nanti, hal itu tak bisa lagi. Sekum Pertina Sumbar Fazril Ale misalnya memberi contoh apa yang terjadi di cabang tinju. “Biasanya Padang bisa mengirim ke 16 atlet dari 16 kelas yang ada di POR-Prov. Tapi dari Kejurda Pra POR-Prov yang kita laksanakan melalui Piala Kapolda, Padang baru meloloskan 5 orang petinjunya untuk ikut POR-Prov,” ujar Ale.

Lalu, Saya atau kita semua mungkin juga pernah mendengar keluhan dan bahkan carut marut seorang Kepala Daerah tentang kalkulasi biaya dan prestasi daerahnya yang tak seimbang di POR-Prov. Betapa tidak, saat menganggarkan dana untuk POR-Prov, lazim terjadi seorang Kepala Daerah dapat berbagai masalah. Bukan hanya saat pembahasan anggaran tapi juga dari kalangan atlet dan pelatihnya. Bahwa Pak Bupati tidak adil, Pak Walikota pilih kasih dalam menentukan atlet yang ikut POR-Prov, adalah kata-kata yang sering terdengar dan jadi derita seorang Kepala Daerah. Derita itu pun kemudian ditambah lagi dengan rasa malu karena daerahnya justru gagal dapat prestasi terbaik di POR-Prov. Apa masalah dasarnya? Salah satunya tidak selektif dan terlalu banyak rasa-rasa. Padahal, untuk mencari prestise, ketegasan membawa atlet yang ukurannya harus prestasi adalah sebuah kewajiban.


Sesungguhnya jelas tak ada niat dari pengurus KONI Sumbar sekarang untuk mempersulit cabor harus melaksanakan Pra POR-Prov. Sebab tujuannya jelas hanya untuk prestasi dan efisiensi. Lalu kalau ada cabor yang mengeluhkan dari mana biaya untuk melaksanakan Pra POR-Prov, KONI Sumbar ternyata sudah mempersiapkan jawabannya. Bahwa bagi Pengprov cabor yang akan melaksanakan Pra Prov pasti akan dibantu pendanaannya dengan jumlah yang proporsional. 

Lalu, apakah masih akan ada cabor yang menolak melaksanakan Pra POR-Prov? Kalau masih ada, itu memang luar biasa. Jangan salahkan kalau Ketua Umum KONI Sumbar Syaiful SH, M.Hum akhirnya membuat pernyataan keras bahwa jika tak melaksanakan Pra POR-Prov, maka cabang olahraga tersebut pasti tidak akan diikutkan pada POR-Prov 2018 di Padang Pariaman. Apakah harus itu pilihan dari cabor? Salam (Nofrialdi Nofi Sastera - Media KONI Sumbar)

About Koni Sumbar

konisumbar.or.id merupakan media informasi yang menyajikan berbagai macam informasi mengenai Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Barat
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

1 komentar:

  1. PERMISI YAA BOSKU MAU NUMPANG PROMO NIH BOSKU :)


    Sering kalah bermain poker dan domino di poker online lain yaa bosku?

    Terbukti SaranaPelangi Murni 100% Tanpa Robot dan Tanpa Admin ikut Bermain.

    Tersedia 7 Permainan dalam 1 UserId : POKER - DOMINO - CAPSA SUSUN - ADUQ - BANDARQ - BANDAR POKER - SAKONG

    Ayo gabung di Agen Poker SaranaPelangi ini , Kamu akan merasakan sensasi nya menjadi jutawan setiap hari nya.

    SARANA PELANGI ADALAH SALAH SATUNYA AGEN JUDI DOMINO QQ , BANDAR POKER DAN BANDAR QIU QIU 99 TERPERCAYA SEASIA .

    Pelayanan yang Ramah, Cepat dan Online 24 Jam.

    Proses Deposit dan Withdraw Hanya 2 Menit .

    Untung dengan super bonus saranapelangi :

    -Bonus Referral hingga 20%
    -Bonus Cashback Hingga 0.5%

    Tunggu Apalagi Boskuu ?? Ayo Gabung Dan Rasakan Sensasi Menjadi Jutawan Boskuu !!


    Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi kami di www.saranapelangi.net atau melalui android kami.

    - BBM : 2B47BB9C
    - CALL : +855964972098
    - WEECHAT : saranapelangi
    - SKYPE : saranapelangi
    - EMAIL : saranapelangi99@yahoo.com
    - FACEBOOK : saranapelangi99@yahoo.com

    Link Alternatif Saranapelangi :

    - Saranapelangi.net
    - Saranapelangi.link
    - Saranapelangi.poker

    Silahkan di coba ya bosku :)

    www.saranapelangi.net

    # Pelayanan Online Service 24 Jam non stop dengan Staff Cs yang Ramah dan profesional
    # Kerahasiaan Data Member Di jamin Sangat Aman.
    # Proses Transaksi Deposit Dan Withdraw Super Cepat.
    # Permainan di Jamin FairPlay 100% tanpa Bot.
    # Berkesempatan memenangkan Jackpot Ratusan Juta Rupiah.
    # Dapat Bermain 7 Games Sekaligus Dalam 1 Id
    # Dapat Di mainkan Di android

    BalasHapus